Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

Gandeng PMI, Lembaga Biologi Molekuler Eijkman Kembangkan Terapi Pasien Covid-19 Dengan Plasma Darah

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/faisal-aristama-1'>FAISAL ARISTAMA</a>
LAPORAN: FAISAL ARISTAMA
  • Minggu, 19 April 2020, 01:50 WIB
Gandeng PMI, Lembaga Biologi Molekuler Eijkman Kembangkan Terapi Pasien Covid-19 Dengan Plasma Darah
Ilustrasi/Net
rmol news logo Lembaga Biologi Molekuler Eijkman dan Palang Merah Indonesia (PMI) telah bekerjasama untuk mengembangkan terapi pengobatan pasien Covid-19 dengan menggunakan plasma darah.

Caranya, dengan merekrut pasien-pasien yang sembuh dari Covid-19 agar mendonasikan plasma darahnya kepada pasien yang masih terinfeksi.

Begitu kata Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Amin Soebandrio, dalam acara diskusi Smart FM dan Populi Center bertajuk "Ikhtiar Melawan Corona" melalui telekonferensi, Sabtu (18/4).

"Kami akan merekrut mereka yang sudah sembuh Covid-19 ini. Kemudian kita akan pastikan bahwa mereka itu cukup aman, sehat, darahnya mengandung antibodi yang cukup baik dan tidak ada virus ataupun bakteri lain. Kemudian kita minta kesediaan mereka untuk mendonasikan plasmanya," ujar Amin Soebandrio.  

Amien Soebandrio menambahkan, plasma darah yang didonasikan itu nantinya akan dilihat lebih dulu kondisinya. Jika memiliki kadar antibodi yang cukup melawan Covid-19 maka plasma darahnya akan diberikan kepada para pasien Covid-19 kategori berat. Tujuannya, agar pasien Covid-19 bisa bertahan dan mudah-mudahan sembuh.

"Berbekal dari beberapa pengetahuan dari imunologi, kemudian dari apa yang sudah dilakukan di negara lain juga. Kita mengidentifikasi bahwa serum pasien yang sudah sembuh itu memiliki potensi untuk dipergunakan membantu pasien-pasien yang dalam keadaan berat itu untuk bisa survive," urainya.

Lebih lanjut, Amin Soebandrio menegaskan bahwa pasien Covid-19 akan diberikan donor plasma dari PMI apabila dalam kondisi yang memang layak dan perlu diberikan plasma darah tersebut.

"Kalau misalnya pasien ini sudah ada indikasi untuk membutuhkan plasma, mereka (tenaga medis) yang akan memberikannya," demikian Amin Soebandrio. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA