Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

Wagub Djarot: Ayo Didik Dokter Kecil Biar Jadi Detektif di Sekolah

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Minggu, 02 Oktober 2016, 19:44 WIB
Wagub Djarot: Ayo Didik Dokter Kecil Biar Jadi Detektif di Sekolah
Djarot Syaiful Hidayat/Net
rmol news logo Ikatan Dokter Indonesia (IDI) kembali melaksanakan lomba dokter kecil award 2016 di Balai Kota DKI Jakarta, Minggu (2/10). Acara yang bertepatan dengan tahun baru islam ini diapresiasi Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat.

Menurut dia, kegiatan adalah bagian paling penting dari kehidupan sehari-hari.

"Ada lomba penghargaan dokter kecil ini syukur alhamdulillah, pas hari ini tepat pada 1 Muharam IDI mengadakan lomba kepada dokter kecil. Mereka memberikan contoh membuang sampah pada tempatnya, cuci tangan sebelum makan," kata Djarot saat membuka acara.

Lomba dokter kecil ini, diharapkan Djarot, bisa menjadi contoh di tiap sekolah. Sehingga anak-anak dari usia dini sudah memahami pentingnya arti kesehatan, baik bagi dirinya sendiri ataupun lingkungannya.

"Kira siapkan sebanyak mungkin dokter kecil di sekolah. Didik mereka supaya menjadi dokter kecil di lingkungannya masing-masing. Seperti kegiatan Unit Kesehatan Sekolah (UKS) di tiap sekolah. Kita didik supaya mereka jadi detektif yang bisa mencari jentik-jentik nyamuk di sekolahnya. Nanti bisa dikasih nilai plus," jelas Djarot.

"Contohnya, anak saya bilang, yah kok buang sampah sembarangan. Saya malunya setengah mati. Betul-betul anak ini bisa menyehatkan bangsa, untuk bisa menegur orang tuanya, lingkungannya. Kita bentuk kesadaanya sejak dini. Saya ini perokok, anak saya bilang, yah jangan merokok. Anak kecil ini bisa sekali mengetuk hati kita."

Sebab itu, kata dia, adanya program lomba dokter kecil ini bisa menjadi pemacu bagi pengenalan pentingnya hidup sehat.

"Ya minimal mengajak orang agar tidak membuang sampah sembarangan. Karena masyarakat kita belum bisa hijrah dari jorok ke bersih. Nah anak-anak bisa kita terjunkan untuk menyampaikan, jangan buang sampah sembarangan. Kalo yang negur sesama kita kan agak susah. Kalau yang negur anak-anak, pasti nurut tuh orang dewasa," terang Djarot.

Djarot menjelaskan, pihaknya akan menggandeng dinas pendidikan agar di setiap sekolah ada Unit Kesehatan Sekolah (UKS). "Nanti kita ajak kerjasama dinas pendidikan DKI Jakarta biar tiap sekolah ada UKS-nya dan ada dokter kecilnya," kata dia.

Selain itu, Djarot mengimbau kepada warga Jakarta untuk menjaga kesehatan dan menerapkan pola hidup sehat. "Saat ini memang DKI Jakarta tingkat kemiskinannya paling rendah, perkembangan manusianya 78 persen, harapan hidupnya juga tinggi, sebab itu harus dibarengi dengan kesadaran menjaga kesehatan," pungkasnya. [sam]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA