Politisi Partai Demokrat itu malah mempertanyakan siapa sumber internal KY yang menghembuskan isu suap tersebut.
"Saya mau tahu sumbernya dari KY itu siapa. Siapa biang keroknya di KY. Sebutkan orangnya," ujar Dasrul di gedung DPR, Jakarta, Selasa (24/9).
Dasrul enggan menjelaskan apakah pernah bertemu atau menjalin komunikasi dengan pimpinan KY, Imam Anshori Saleh, yang mengungkap adanya praktik percaloan di Komisi III dalam seleksi hakim agung.
Menurutnya, terdapat motif politik yang kental dari pernyataan komisioner KY. Karenanya, Dasrul berencana membawa tudingan komisioner KY tersebut ke ranah hukum dengan melihat lebih dulu keterangan yang diberikan kepada Badan Kehormatan DPR.
"Itu langkah berikutnya. Orang KY itu kan mau dipanggil sama BK, biar dia ngomong dulu di BK. Apa yang dia omongkan di BK nanti, itu akan ditindaklanjuti," tegasnya.
[ald]
BERITA TERKAIT: