"Ya benar ada pertemuan di Singapura. Waktu itu pulang dari Hongkong," kata Rusdy di kantor KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (6/9).
Kendati begitu, Rusdy membantah jika pertemuan itu dikatakan dilakukan untuk membahas pelolosan dan persetujuan pemberian uang suap terkait sebuah kegiatan di Lingkungan SKK Migas.
"Itu cuma makan malam. Diundang sama pak Widodo," jelas dia.
Rusdy tambahkan jika sebenarnya Rudi tak tahu pertemuan itu juga turut dihadiri oleh Deviardi alias Ardi. Sebab, ketika diberitahukan oleh Widodo, dia tidak bilang Ardi ikut serta dalam makan malam di salah satu Hotel di Singapura itu.
"Dia gak tahu ada Ardi," demikian Rusdy sembari menambahkan bahwa kliennya sudah lama kenal Widodo.
Seperti diketahui, Awal Juli 2013, Rudi, Direktur Kernel Oil Private Limited Singapura Widodo Ratanachaitong dan Deviardi pernah melakukan pertemuan di sebuah hotel di Singapura. Pertemuan ditengarai untuk membahas pelolosan dan persetujuan pemberian uang suap.
Uang suap itu diduga untuk menggagalkan kemenangan Trafigura untuk lifting Juli dan Agustus. Trafigura sendiri diketahui merupakan saingan Kernel Oil dalam menangani sejumlah tender di SKK Migas.
[rus]
BERITA TERKAIT: