
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto lebih memilih untuk mengisi kuliah umum di Universitas Padjajaran, Bandung, Jawa Barat daripada rapat pimpinan soal sprindik palsu yang menyatakan Menteri ESDM, Jero Wacik tersangka dalam perkara suap di lingkungan SKK Migas.
"Pak BW (Bambang Widjojanto) pergi ke Bandung. Ada jadwal kuliah umum di Universitas Padjajaran," kata jurubicara KPK Johan Budi di kantornya, Jakarta Selatan, Jumat (6/9).
Padahal, saat ini pimpinan KPK dan jajarannya diketahui sedang merumuskan langkah untuk menyikapi beredarnya sprindik palsu tersebut.
"Pimpinan sedang rapat. Tadi sudah dipanggil Tim Pengawas Internal KPK untuk menelusuri dari mana asal muasal munculnya kopi dokumen yang seolah-olah sprindik ini," demikian Johan.
Sebelumnya, beredar Sprindik dengan kop KPK yang telah menetapkan Jero Wacik sebagai tersangka kasus suap di SKK Migas. Sprindik itu ditandatangani Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto. Dalam sprindik itu terdapat catatan tulisan tangan yang berisi, "
Tunggu persetujuan presiden (RI 1),"
[rus]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: