Kabar itu diungkap Wakil Direktur Pariwisata Malaysia Jakarta, Siti Hajar Mohd Yunus dalam acara B2B Networking Session: Discover KLIA Attractions di Hotel JW Marriott Jakarta, Kamis, 29 Januari 2026.
Dijelaskan Siti, sebagai bagian dari strategi besar promosi pariwisata Visit Malaysia 2026, pemerintah telah menyiapkan 320 program promosi hingga dibukanya ratusan penerbangan setiap pekan dari Indonesia ke Malaysia.
"Dengan 747 penerbangan langsung setiap minggu dari Indonesia ke Malaysia, perjalanan menjadi lebih mudah, cepat dan nyaman,” ujarnya.
Menurut Siti, Visit Malaysia 2026 bukan sekadar kampanye pariwisata, melainkan undangan terbuka bagi masyarakat Indonesia untuk merasakan pengalaman wisata yang lebih beragam dan berkesan di Malaysia.
"Dengan tema ‘Surreal Experience’, Malaysia menawarkan budaya yang dekat di hati, makanan yang serasi di lidah, destinasi membeli-belah bertaraf dunia, serta lebih 320 acara menarik sepanjang tahun,” paparnya.
Dalam kesempatan yang sama, Siti Hajar mengungkapkan capaian positif sektor pariwisata Malaysia sepanjang 2025 yang naik 11,2 persen dibanding tahun lalu.
"Kami telah mencapai target jumlah pengunjung internasional yang sangat menggembirakan di Malaysia pada tahun 2025. Laporan resmi menunjukkan sekitar 42,2 juta pengunjung. Jadi, meningkat sekitar 11,2 persen dibandingkan dengan 38 juta pada tahun 2024,” kata dia.
Sebelumnya Duta Besar Malaysia untuk RI Dato’ Syed Mohamad Hasrin Tengku Hussin menyebut Visit Malaysia 2026 menargetkan 4,6 juta wisatawan Indonesia dari total 43 juta.
"Seperti yang kita ketahui, kampanye Visit Malaysia 2026 dimulai pada 1 Januari. Pemerintah Malaysia menargetkan 43 juta pengunjung internasional, dan 4,6 juta di antaranya diharapkan berasal dari Indonesia," ungkapnya di peluncuran Aktivasi Kuliner dan Budaya Visit Malaysia 2026 yang digelar di Car Free Day (CFD) Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu, 11 Januari 2026.
BERITA TERKAIT: