JCCC, yang terdiri dari perwira militer Ukraina dan Rusia, menyebut totalnya ada 29 pelanggaran yang dilakukan Ukraina selama 24 jam terakhir di Luhansk, seperti dikutip
TASS.
"Dalam 24 jam terakhir, pada 17 Februari 2022, total 29 pelanggaran gencatan senjata oleh unit militer Ukraina terdaftar," kata misi itu di saluran Telegram-nya pada Jumat (18/2).
Sementara itu, Organisasi untuk Keamanan dan Kerjasama di Eropa (OSCE) melaporkan terjadi serangan pasukan separatis yang didukung Rusia dengan menargetkan sebuah sekolah TK di Kota Stanytsia Luhanska, garis depan wilayah Donbas.
Akibatnya seorang guru dan satpam mengalami gegar otak. Militer Ukraina mengatakan 32 peluru mendarat di kota itu, juga melukai seorang prajurit.
Serangan terjadi ketika sekolah baru saja dimulai. Video menunjukkan puing-puing dan batu berserakan di area bermain.
"Anak-anak sedang sarapan saat gempa terjadi. Itu menghantam gym. Setelah sarapan, anak-anak mengikuti kelas olahraga. Jadi 15 menit lagi, dan semuanya bisa menjadi jauh, jauh lebih buruk," kata Natalia Slesareva kepada kantor berita
AFP.
BERITA TERKAIT: