Peringatan disampaikan oleh Houthi dan disiarkan oleh televisi Yaman,
Al Masirah pada Kamis (10/2).
"Tentara Yaman tepat sasaran di Bandara Abha, yang digunakan untuk melancarkan serangan ke Yaman. Bandara Abha adalah objek militer dan target kami, jadi kami mendesak warga sipil untuk menjauh dari objek militer," kata Houthi.
Sehari sebelumnya, Angkatan Udara Arab Saudi telah menembak jatuh sebuah pesawat tak berawak yang diluncurkan oleh Houthi di atas Bandara Abha. Insiden tersebut membuat 12 warga sipil cedera lantaran terkena pecahan peluru.
Serangan Houthi ke negara-negara Teluk meningkat pada Januari, setelah Uni Emirat Arab (UEA) dinilai terlibat dalam konflik bersama koalisi militer yang dipimpin Saudi.
Pada 8 Februari, komandan Komando Pusat AS (CENTCOM) Jenderal Kenneth McKenzie mengatakan Amerika Serikat akan mengerahkan satu skuadron pesawat tempur F-22 ke Uni Emirat Arab untuk menggagalkan serangan pesawat tak berawak yang diluncurkan oleh Houthi.
BERITA TERKAIT: