Joe Biden Ingatkan Tantangan Demokrasi di Depan Mata

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Jumat, 10 Desember 2021, 11:39 WIB
Joe Biden Ingatkan Tantangan Demokrasi di Depan Mata
Presiden Amerika Serikat Joe Biden/Net
Kecil Besar
rmol news logo Demokrasi menghadapi tantangan berkelanjutan dan mengkhawatirkan di seluruh dunia. Begitu kata Presiden Amerika Serikat Joe Biden pada pertemuan puncak virtual tentang demokrasi pada Kamis (9/12).

“Kami berdiri di titik belok,” kata Biden.

"Apakah kita akan membiarkan kemunduran hak dan demokrasi terus berlanjut?" sambungnya.

Acara yang diselenggarakan selama dua hari dan diadakan melalui tautan video itu menulai kontroversi karena secara tegas tidak mengundang China dan Rusia.

Gedung Putih menilai acara itu sebagai kepemimpinan Amerika Serikat dalam perjuangan eksistensial antara demokrasi dan otokrasi atau kediktatoran yang kuat.

Acara itu sendiri dihadiri oleh perwakilan dari sekitar 100 pemerintah, serta LSM, bisnis swasta, organisasi filantropis, dan legislatif yang hadir.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri Luar Negeri untuk Keamanan Sipil, Demokrasi, dan Hak Asasi Manusia Uzra Zeya menyebut bahwa saat ini dunia berada momen perhitungan demokrasi.

"Negara-negara di hampir setiap wilayah di dunia telah mengalami tingkat kemunduran demokrasi," sambungnya. rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA