
Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) telah menyita dua kota besar yang berisi senjata di Laut Arab. Senjata tersebut dilaporkan dikirim oleh Iran untuk milisi Houthi di Yaman.
Departemen Kehakiman AS pada Selasa (7/12) menyebut senjata tersebut dikirim oleh Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC). Di dalam kontak besar tersebut berisi 171 rudal pemukaan-ke-udara, dan delapan rudal anti-tank.
Selain senjata, militer AS juga menemukan 1,1 juta barel minyak Iran yang disita dari empat kapal tanker berbendera asing di sekitar Laut Arab dengan tujuan ke Venezuela.
Dikutip
Al Arabiya, penyitaan tersebut merupakan yang terbesar untuk pengiriman bahan bakar dan senjata dari Iran.
"Tindakan AS dalam dua kasus ini merupakan pukulan telak bagi pemerintah Iran dan jaringan kriminal yang mendukung IRGC," kata Asisten Jaksa Agung Matthew G. Olsen dari Divisi Keamanan Nasional Departemen Kehakiman.
Iran sendiri telah lama dituduh mengobarkan api di Timur Tengah melalui dukungan keuangan dan militer ke jaringan milisi di Irak, Lebanon, Suriah, dan Yaman.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: