Pada Minggu (21/11), Beijing telah menyatakan kemarahannya karena Lithuania membiarkan Taiwan membuka kantornya di negara itu, dan memanggil dutabesarnya pada bulan Agustus.
Kantor Perwakilan Taiwan di Lithuania dibuka pada Kamis (17/11). Kantor Taiwan lainnya di Eropa dan Amerika Serikat (AS) menggunakan nama kota Taipei, menghindari referensi ke pulau itu sendiri, sesuatu yang semakin membuat marah Beijing.
Kementerian Luar Negeri China mengatakan Lithuania mengabaikan "sikap serius" China dan norma-norma dasar hubungan internasional yang mengizinkan Taiwan untuk mendirikan kantor perwakilannya di Lithuania.
Langkah itu, lanjut kementerian, merusak kedaulatan dan integritas teritorial China, dan sangat mencampuri urusan dalam negeri China.
Dengan preseden buruk tersebut, kementerian memutuskan untuk menurunkan hubungan ke tingkat kuasa usaha, anak tangga di bawah duta besar, dengan Lithuania.
"Kami mendesak pihak Lituania untuk segera memperbaiki kesalahannya dan tidak meremehkan tekad dan tekad teguh rakyat China untuk mempertahankan kedaulatan nasional dan integritas teritorial," lanjut kementerian, seperti dikutip
Reuters.
Taiwan telah berbesar hati dengan meningkatnya dukungan internasional untuknya dalam menghadapi tekanan militer dan diplomatik China. Washington telah menawarkan dukungan Vilnius untuk menahan tekanan China, dan Lithuania akan menandatangani perjanjian kredit ekspor senilai 600 juta dolar AS dengan Bank Ekspor-Impor AS minggu ini.
Sejauh ini, hanya 15 negara yang memiliki hubungan diplomatik formal dengan Taiwan.
BERITA TERKAIT: