Demo Covid-19, Ribuan Anti-Vaksin dan Pro-Vaksin Menyatu Penuhi Jalan di Melbourne dan Sydney

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Sabtu, 20 November 2021, 16:02 WIB
rmol news logo Ribuan warga Australia memadati jalan-jalan di sejumlah wilayah termasuk Melbourne, Sydney, Adelaide, dan Brisbane, pada Sabtu (20/11) waktu setempat. Mereka  memprotes kebijakan wajib vaksin Covid-19 di negara itu.

Para pengunjuk rasa anti-vaksin di Melbourne terlihat membawa spanduk bertuliskan ‘kebebasan’ dan mengenakan kaus bertuliskan ‘tubuh saya, pilihan saya’ saat mereka berbaris di jalan.

Suasana semakin ricuh di saat kelompok pro-vaksinasi juga ikut turun ke jalan, membawa tanda-tanda bertuliskan ‘pro vax, anti-fasis’.

Protes juga terjadi di bagian lain Australia, Sydney. Ribuan pengunjuk rasa berkumpul di Hyde Park sebagai bagian dari "rapat umum kebebasan".

“Tidak ada penangkapan yang dilakukan, dan tidak ada pelanggaran yang dikeluarkan selama protes,” kata Polisi NSW, seperti dikutip dari 9News.

Komandan Wilayah Metropolitan Pusat, Asisten Komisaris Peter Thurtell, mengatakan dia senang dengan perilaku para peserta aksi karena telah menjaga situasi kondusif.

“Secara keseluruhan, protes dilakukan secara damai dengan gangguan minimal terhadap masyarakat, dan saya senang melihat sebagian besar orang mematuhi arahan polisi,” katanya.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang melakukan hal yang benar hari ini dan mengakui lebih dari 600 petugas polisi yang dikerahkan di seluruh Sydney CBD dan inner west atas tanggapan profesional mereka selama kegiatan hari ini,” ujarnya.

Sementara di Queensland para pengunjuk rasa berbondong-bondong memadati jalan-jalan menuju kota. Ada juga rapat umum anti-vaksinasi di Brisbane, ketika para pengunjuk rasa bertemu di CBD untuk berjalan menuju parlemen. Pemimpin Partai Bersatu Australia, Clive Palmer, menghadiri protes di Brisbane. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA