Rencana Beijing itu diungkap oleh Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong selama KTT ASEAN-China yang juga dihadiri oleh Perdana Menteri China Li Keqiang.
Dalam pertemuan virtual itu, Lee menyampaikan dukungan atas rencana China, seperti dikutip
The Straits Times.
Menurut
South China Morning Post, Perdana Menteri Malaysia Ismail Sabri Yaakob juga akan memberikan dukungan ketika melakukan pertemuan yang dihadiri oleh Presiden China Xi Jinping.
Meski begitu, tidak semua negara ASEAN tampaknya siap dengan peningkatan hubungan dengan China.
Jurubicara pemerintah Thailand, Thanakorn Wangboonkongchana mengatakan pihaknya ingin Kode Etik Laut China Selatan rampung dan dipatuhi sebelum memperat hubungan antara ASEAN dan Beijing.
China diakui sebagai pengamat di ASEAN pada 1991, kemudian menjadi mitra. Pada tahun lalu, China merupakan mitra dagang terbesar ASEAN.
Hubungan China dan ASEAN semakin erat dengan munculnya proyek Belt and Road Initiative (BRI), dan keikutsertaan dalam Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP).
BERITA TERKAIT: