Politisi Golkar yang kerap disapa JK ini mennilai Taliban hari ini sudah jauh berubah, jika dibandingkan dengan masa lalu mereka. Di mana ia menganggap setidaknya mereka sudah berupaya lepas dari stigma kekerasan yang dipakai dalam setiap garakannya.
Perubahan itu, kata JK, terlihat dari pendekatan dialog kelompok Taliban dengan Presiden Ashraf Ghani setelah menguasai Istana Kepresidenan di Kabul.
"Apakah dia (Taliban) berubah? Kebijakannya sangat ingin berubah, karena itu mengapa dia berunding dengan pemerintahan yang lama di bawah kepemimpinan Presiden Ghani," kata JK dalam webianar bertema "Masa Depan Afghanistan dan Peran Diplomasi Perdamaian Indonesia", Sabtu (21/8).
Upaya perundingan itu, kata JK, menjadi salah satu bukti bahwa Taliban hari ini berbeda dengan masa lalu mereka, yang mana sudah berubah menjadi lebih lembut.
"Artinya dia tidak brutal lagi, dia tidak konservatif, dia tidak lagi main sangat kejam, sekarang ini sangat berubah dengan harapan ini akan berlanjut," pungkasnya.
Selain JK, pembicara yang dihadirkan pada webinar itu ada Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid, Ketua PP Muhammadiyah Sudarnoto, akademisi Universitas Indonesia Yon Machmudi dan akademisi Universitas Moestopo Ryantori.
BERITA TERKAIT: