Setelah berhasil menggulingkan Presiden Ashraf Ghani, Taliban berupaya menunjukkan sikap yang berbeda dengan sebelumnya. Beberapa negara seeprti China dan Rusia melihat perubahan itu mengarah pada hal yang positif.
Namun, tidak begitu dengan Amerika Serikat. Presiden Joe Biden tidak percaya bahwa Kelompok Taliban yang saat ini menguasai Afghanistan, telah berubah.
"Saya pikir mereka sedang mengalami semacam krisis eksistensial tentang apakah mereka ingin diakui oleh masyarakat internasional sebagai pemerintah yang sah. Saya tidak yakin mereka melakukannya," kata Biden ketika ditanya apakah dia percaya bahwa Taliban telah berubah dalam sebuah wawancara dengan ABC News pada Kamis (19/8).
Jawaban negatif Biden menunjukkan bahwa Taliban tetaplah sama, baik yang dulu maupun yang sekarang setelah berkuasa.
Biden setuju bahwa Taliban lebih peduli dengan keyakinan mereka.
"Tapi mereka juga (mestinya) peduli apakah mereka punya makanan untuk dimakan, apakah mereka punya penghasilan sehingga mereka bisa menghasilkan uang dan menjalankan ekonomi. Mereka mestinya peduli apakah mereka bisa menyatukan masyarakat. Saya tidak (bisa) mengandalkan semua itu," kata Biden.
BERITA TERKAIT: