Hingga Senin (5/7), pihak berwenang menyebut masih ada sekitar 80 orang yang belum ditemukan setelah longsor melanda dua hari lalu. Sementara itu sebanyak tiga orang telah dipastikan tewas.
"Ibu saya masih hilang. Saya tidak pernah membayangkan hal seperti ini bisa terjadi di sini," ujar seorang pria, seperti dikutip
Reuters.
Jumlah orang yang hilang meningkat tajam pada Senin ketika para pejabat setempat mulai melakukan pendataan dan mendapat banyak laporan.
Untuk mengevakuasi para korban, otoritas telah mengerahkan polisi, petugas pemadam kebakaran, hingga anggota militer untuk membantu proses pencarian.
"Kami ingin menyelamatkan sebanyak mungkin korban yang terkubur di puing-puing sesegera mungkin," ujar Perdana Menteri Yoshihide Suga.
Longsor yang terjadi pada Sabtu pagi (3/7) di kota Atami telah berdampak pada sekitar 130 bangunan. Longsor terjadi setelah kota tersebut diguyur hujan lebat.
BERITA TERKAIT: