Pada Minggu (4/7) sekitar 180 ribu orang di sejumlah wilayah di Kuba sudah dievakuasi sebagai bentuk pencegahan demi menghindari dampak buruk yang mungkin saja terjadi setelah badai besar tersebut menghantam.
Sebagian besar dari mereka yang dievakuasi tinggal di rumah kerabat yang lebih aman. Sedangkan sebagian lainnya pergi ke tempat penampungan pemerintah atau di sejumlah gua yang disiapkan di sejumlah wilayah pegunungan untuk keadaan darurat.
Saat Badai Elsa melintas, hujan turun dengan intensitas rendah di provinsi-provinsi timur Kuba.
Seorang sukarelawan untuk Palang Merah setempat yang tinggal menghadap pantai di Santa Cruz del Sur, yakni Rafael Carmenate, menjelaskan kepada
Associated Press bahwa badai datang membawa serta mendung dan angin yang cukup kencang.
Sementara itu, menurut keterangan Pusat Badai Nasional di Miami, Badai Elsa bergerak ke barat laut dengan kecepatan 24 kilometer per jam. Diperkirakan, Badai Elsa akan menyeberangi Kuba pada Senin malam dan kemudian menuju Florida.

Di Florida sendiri, Gubernur Ron DeSantis telah mengumumkan keadaan darurat di 15 kabupaten.
Pusat Badai Nasional di Miami juga menjelaskan bahwa badai itu kemungkinan akan melemah secara bertahap saat melewati Kuba tengah.
“Setelah Elsa muncul di atas Selat Florida dan Teluk Meksiko tenggara, beberapa penguatan kecil mungkin dilakukan,†begitu bunyi pernyataan tersebut.
BERITA TERKAIT: