"Kami telah memberi tahu Trump Organization bahwa penyelidikan kami terhadap organisasi tersebut tidak lagi murni bersifat sipil," ujar jurubicara kantor jaksa agung, Fabien Levy pada Selasa (18/5), seperti dikutip
Reuters.
"Kami sekarang secara aktif menyelidiki Trump Organization dalam kapasitas kriminal, bersama dengan DA Manhattan," lanjutnya.
Jaksa Agung Letitia James sebelumnya telah menyelidiki apakah Trump Organization meningkatkan nilai beberapa properti untuk mendapatkan pinjaman yang lebih baik, dan menurunkan nilainya untuk mendapatkan keringanan pajak properti.
Secara terpisah, Pengacara Distrik Manhattan Cyrus Vance telah menyelidiki urusan bisnis Trump sebelum menjadi presiden selama lebih dari dua tahun.
Vance juga mengatakan dalam pengajuan pengadilan terkait penyelidikan kemungkinan Trump Organization melakukan penipuan pajak dan asuransi, serta pemalsuan catatan bisnis.
Penyelidikan Vance dimulai setelah mantan pengacara Trump, Michael Cohen, membayar uang tutup mulut untuk membungkam dua wanita sebelum pemilu 2016 tentang klaim hubungan seksual dengan Trump.
Penyelidikan itu telah dipercepat sejak Trump kalah dari Joe Biden dalam pilpres 2020.
Sebelumnya, Trump menyebut penyelidikan tersebut diawasi oleh seorang Demokrat dan bermotif politik.
BERITA TERKAIT: