Trump pada Selasa (4/5) telah meluncurkan situs web sebagai platform komunikasinya setelah diblokir dari banyak media sosial pasca kerusuhan di Capitol Hill.
Situs tersebut diberi nama From the Desk of Donald J. Trump, di mana unggahan Trump dapat dibagikan ke Twitter dan Facebook. Situs tersebut juga memiliki akun Twitter untuk membagikan unggahan Trump di web.
"Bukan cuitan Trump," begitu tulisan yang ada dalam profil akun @DJTDesk, yang diyakini dibuat oleh tim komunikasi dan asistem Trump.
Tidak lama setelah akun tersebut muncul, tagar #RemoveTrumpJack menjadi trending di Twitter, menyerukan agar CEO Twitter Jack Dorsey segera menyingkirkan akun tersebut.
Hanya sehari setelah akun tersebut muncul, kemudian pada Rabu malam (5/5), Twitter menangguhkan akun tersebut dengan alasan melanggar aturan, seperti dikutip
Sputnik.
Setelah insiden kerusuhan di Capitol Hill pada 6 Januari, Trump telah dilarang dari Twitter dan Facebook karena retorikanya dianggap bertanggung jawab atas peristiwa itu.
BERITA TERKAIT: