Istri Presiden Xi Jinping itu menulis surat berisi pesan persahabatan kepada para siswa dan guru di sekolah Burggymnasium, di Kota Essen, Jerman pada 9 Februari lalu.
Dalam suratnya, Peng menulis bahwa dia telah menonton rekaman video empat siswa dari paduan suara sekolah itu. Selain itu, ibu negara juga berpesan agar mereka memberikan kontribusi baru demi persahabatan antar rakyat Tiongkok dan Jerman.
"Saya telah menonton video yang menayangkan empat siswa menyanyikan lagu Tiongkok berjudul 'After the Pandemic'. Melalui nyanyian itu kalian telah menyampaikan harapan terbaik kepada rakyat berbagai negara agar dapat sedini mungkin mengatasi pandemi Covid-19," tulis Peng seperti dikutip dari
CGTN, Kamis (12/2).
Dalam suratnya, Peng juga mengenang bahwa satu tahun yang lalu, para siswa dari sekolah tersebut merekam lagu Tionghoa 'Let the World Filled With Love' untuk mendukung Tiongkok memerangi pandemi, dan menyampaikan persahabatan mereka kepada rakyat Tionghoa.
Rakyat berbagai negara bergandengan tangan, pasti dapat mengatasi pandemi. Saya menyambut kedatangan kalian ke Tiongkok setelah pandemi berlalu, untuk memperdalam persahabatan antar rakyat Tiongkok-Jerman khususnya generasi muda.
Peng dalam suratnya juga berpesan agar murid-murid di sekolah tersebut terus menjaga kesehatan mereka, terlebih saat ini Jerman tengah memasuki musim salju.
"Hingga saat ini pandemi masih merajalela di seluruh dunia, saya sangat memperhatikan kesehatan para siswa, semoga kalian dan sanak keluarga melindungi diri sebaik-baiknya. Saya yakin, salju akan mencair, musim semi akan segera tiba.
Dia juga mengundang para siswa dan guru untuk kembali mengunjungi China lagi, segera setelah pandemi berlalu.
Burggymnasium adalah salah satu dari 12 sekolah umum tertua di Jerman. Sekolah itu mulai memasukkan pelajaran bahasa China pada 1994 dan telah melakukan beberapa kali pertukaran pelajar dalam beberap tajun terakhir.
Pada Maret 2014, ketika Peng menemani Xi dalam kunjungan kenegaraan ke Jerman, dia mengunjungi sekolah dan mengikuti kelas bahasa Mandarin.
Dua tahun kemudian, yakni pada Oktober 2016, Peng bertemu dengan siswa dan guru sekolah asal Jerman itu di Beijing, pada saat mereka melakukan kunjungan ke Tiongkok.
BERITA TERKAIT: