Data dari Departemen Ketenagakerjaan menunjukkan, sebanyak 900 ribu warga Amerika mengajukan klaim sebagai pengangguran baru selama satu pekan yang terhitung pada 10 hingga 16 Januari 2021.
Selain itu, setidaknya 423.734 orang di 47 negara bagian juga mengajukan klaim baru untuk Bantuan Pengangguran Pandemi.
Kepala Ekonom Pantheon Macroeconomics, Ian Shepherdson mengatakan, angka pengangguran baru tersebut menurun dan diperkirakan akan lebih rendah pada pekan depan.
"Kami memperkirakan klaim akan turun lagi pekan depan, menjadi sekitar 750 ribu. Tren naik di akhir musim gugur yang lalu, saat gelombang Covid ketiga terbentuk, tetapi sekrang hampir datar, meskipun (infeksi) pada level yang sangat tinggi," jelasnya.
Biden sendiri telah mengusulkan paket stimulus bantuan Covid-19 senilai 1,9 triliun dolar AS. Ia juga telah meminta Kongres untuk menaikkan tunjangan pengangguran tambahan menjadi 400 dolar AS per minggu, naik 100 dolar AS dari sebelumnya.
Kepala Ekonom Moody'a Analytics, Mark Zandi mengaku yakin jika paket stimulus yang diajukan Biden adalah langkah baik.
"Perekonomian jelas berjuang dengan pandemi. Jika kita tidak mendapatkan paket penyelamatan fiskal 900 miliar dolar AS itu melalui Kongres dan ditandatangani oleh Presiden Trump pada akhir Desember, kita mungkin akan kembali ke resesi pada awal 2021," tandasnya.