Menuju Akhir Masa Jabatan, Trump Kerahkan Kekuatan Untuk Menghabisi China

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/sarah-meiliana-gunawan-1'>SARAH MEILIANA GUNAWAN</a>
LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Senin, 16 November 2020, 10:41 WIB
Menuju Akhir Masa Jabatan, Trump Kerahkan Kekuatan Untuk Menghabisi China
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump/Net
rmol news logo Menjelang akhir masa jabatannya, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sudah merencanakan beberapa langkah baru untuk melawan China.

Mengutip pejabat senior pemerintahan yang tidak identifikasi namanya, Axios melaporkan, Trump diperkirakan akan mengumumkan lebih banyak sanksi atau pembatasan perdagangan terhadap perusahaan-perusahaan, entitas, atau pejabat pemerintahan China atas pelanggaran hak asasi manusia atau ancaman terhadap keamanan nasional AS.

Jurubicara Dewan Keamanan Nasional, John Ullyot mengatakan, tindakan tersebut akan dibingkai sedemikian rupa sebagai "bunuh diri politik" untuk dibalik, tanpa adanya perubahan kebijakan besar oleh Beijing.

Dimuat Bloomberg pada Senin (16/11), analis dari Raymond James Financial Inc., Ed Mils mengatakan, perusahaan jasa keuangan harus bersiap untuk berbagai kebijakan Trump yang mungkin akan sulit untuk dibatalkan di bawah pemerintahan presiden terpililh, Joe Biden.

Salah satunya adalah perintah eksekutif Trump pada Kamis (12/11) yang melarang investasi Amerika di sejumlah perusahaan China yang dimiliki atau dikendalikan oleh militer.

Perintah tersebut melarang perusahaan investasi dan dana pensiun untuk membeli dan menjual saham ke 20 perusahaan China.

Mereka adalah perusahaan yang ditunjuk oleh Pentagon karena memiliki hubungan militer pada Juni dan Agustus, serta akan diperluas. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA