"Pengacara akan mengajukan keluhan "dalam beberapa hari ke depan" atas penggunaan tidak sah salah satu hits dari Village People yang berjudul 'YMCA' pada kampanye-kampanye untuk Presiden AS Donald Trump," kata seorang pengacara hak cipta pada hari Kamis (11/5) waktu setempat.
Lagu disko tahun 1978 itu digunakan baik di rapat umum maupun sebagai soundtrack video kampanye menjelang pemilihan presiden AS pada hari Selasa (3/11).
"Para pemegang hak, termasuk Scorpio Music telah kaget dengan penyalahgunaan ini, apalagi untuk tujuan partisan dan pemilihan untuk kepentingan Donald Trump, yang tidak akan pernah mereka terima," kata pengacara Richard Malka, seperti dikutip dari
AFP, Jumat (6/11).
"Penggunaan yang tidak sah dari lagu tersebut akan menjadi subyek pengaduan dalam beberapa hari ke depan, baik di Prancis dan di Amerika Serikat, terhadap setiap pemrakarsa atau kaki tangan dari apa yang merupakan pencurian langsung milik orang lain", katanya.
Lagu YMCA ditulis oleh penulis Prancis Jacques Morali dan Henri Belolo serta penyanyi utama Village People, Victor Willis.
The Village People menjadi terkenal di Atlantik dengan hit mereka 'YMCA' serta 'In the Navy' dan 'Macho Man' pada akhir 1970-an.
BERITA TERKAIT: