Begitu kiranya yang disampaikan oleh komentator politik dari
CNN, Ana Navarro pada Rabu malam (4/11).
Navarro mengatakan pemilihan presiden AS tahun ini menunjukkan bagaimana rumit dan beragamnya suara Latino.
Biden dari Partai Demokrat, menurutnya melakukan kinerja yang buruk di Florida. Ia dianggap gagal menjangkau cukup banyak orang Latino di Lembah Rio Grande.
Hasilnya, dukungan Biden di negara bagian medan pertempuran tersebut berada di bawah Hillary Clinton pada 2016.
"Di Florida, dan seluruh negeri, ada 31 rasa Latino," kata Navarro.
"Ketika kita berbicara tentang pemungutan suara Latino, bisa sangat disalahpahami dan salah kaprah untuk mencoba melukisnya dengan satu sapuan saja," lanjutnya.
Situasi sebaliknya justru terjadi di Arizona, yang memiliki 700 ribu pemilih Latin. Di sana, tampak Trump yang merosot, sementara Biden terus melaju.
"Angka-angka di seluruh negeri jauh lebih baik untuk Joe Biden daripada yang kita bicarakan," sambung dia.
BERITA TERKAIT: