Perhitungan suara yang dilakukan oleh
CNN Project pada Rabu (4/11) pukul 10.08 malam waktu setempat menunjukkan, sebanyak 95 persen surat suara telah dihitung.
Menuju akhir, Trump dan Biden sendiri memiliki perbedaan tipis. Sejauh ini Trump berhasil mendapatkan 49,7 persen atau 2.426.105 suara, sementara Biden memiliki 49 persen atau 2.392.805 suara.
Pertarungan di Georgia ini sangat penting karena negara bagian tersebut memiliki 16 suara elektoral yang dapat menentukan arah kemenangan kedua belah pihak.
Saat ini, Biden sudah mengumpulkan 253 suara elektoral dan Trump memiliki 213. Untuk melenggang masuk Gedung Putih, kandidat harus mendapatkan minimal 270 suara elektoral.
Pada pemilihan 2016, Georgia sendiri berhasil dikuasai oleh Trump dengan 50,4 persen, sementara Hillary Clinton berada jauh di angka 45,3 persen.
Keberhasilan Biden untuk menggalang dukungan lebih banyak dari pemilihan sebelumnya terlihat dari kepercayaan dirinya.
Seorang penasihat kampanye Biden mengatakan pihaknya senang dengan perolehan suara yang terjadi di Georgia dan akan terus mengawasinya.
Pada masa kampanye, Biden sendiri melakukan kunjungan ke negara bagian itu, di mana ia juga menggandeng Barack Obama.
Di sisi lain, tim kampanye Trump sendiri tengah berusaha untuk mempertahankan dukungan di Georgia di detik-detik penghabisan.
"Georgia adalah masalah besar," ujar salah seorang penasihat Trump.
BERITA TERKAIT: