Komite Nasional Armenia Amerika (ANCA) melaporkan, terdapat lebih dari 750 ribu surat yang dikirim ke Gedung Putih, Departemen Luar Negeri, dan Kongres yang menuntut agar AS menyoroti konflik Nagorno-Karabakh.
Selain itu, sebanyak puluhan ribu panggilan juga mendesak para legislator untuk menyatakan kecaman dan sanksi kepada Turki dan Azerbaijan yang terus melakukan serangan.
"Pemerintah perlu mendengarkan badan-badan intelijen sendiri, yang tahu betul bahwa Azerbaijan memprakarsai serangan ini, dan segera memperhatikan seruan Kongres, yang menuntut agar sanksi diberlakukan terhadap rezim (Presiden Turki Recep Tayyip) Erdogan dan (Presiden Azerbaijan Ilham) Aliyev," ujar Direktur Eksekutif ANCA, Aram Hamparian, seperti dimuat
Armen Press.
"DPR harus mengirimkan pesan yang kuat tidak hanya ke Ankara dan Baku, tetapi juga ke Gedung Putih dan Departemen Keuangan bahwa kelambanan AS telah menelan banyak nyawa yang tidak bersalah," tambahnya.
Dalam seruannya, Senat dan DPR memiliki beberapa tuntutan, di antaranya adalah mendesak agar Departemen Keuangan AS untuk menjatuhkan sanksi kepada rezim Erdogan dan Aliyev, mengakhiri bantuan militer ke Azerbaijan, serta mendukung resolusi untuk mengutuk agresi Turki dan Azerbaijan.
Seruan tersebut dipimpin oleh anggota Kongres Jackie Speier dan ditulis bersama oleh Perwakilan Adam Schiff, Frank Pallone, Gus Bilirakis, Brad Sherman, Anna Eshoo, David Cicilline, dan Zoe Lofgren.
BERITA TERKAIT: