Soal Produksi Vaksin Sputnik V, Rusia Ingin Gandeng India

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/sarah-meiliana-gunawan-1'>SARAH MEILIANA GUNAWAN</a>
LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Rabu, 19 Agustus 2020, 15:07 WIB
Soal Produksi Vaksin Sputnik V, Rusia Ingin Gandeng India
Ilustrasi vaksin Covid-19/Net
rmol news logo Rusia mengaku tertarik untuk memproduksi vaksin Covid-19 buatannya, Sputnik V, di India. Vaksin yang dikembangkan oleh Gamaleya Research Institute dengan Kementerian Pertahanan Rusia tersebut menjadi vaksin pertama yang terdaftar di dunia.

Kepala Dana Investasi Langsung Rusia (RDIF), Kirill Dmitriev dalam wawancaranya kepada India Today mengatakan, India memiliki kemampuan manufaktur untuk memproduksi vaksin Covid-19 secara massal. Dengan begitu, Rusia memiliki ketertarikan untuk menjadikan India sebagai mitra produksi.

"Kami melihat komentar Perdana Menteri Narendra Modi bahwa India terbuka untuk memproduksi vaksin di negara mereka," ujar Dmitriev seperti dikutip Sputnik, Rabu (19/8).

"India telah banyak berinvestasi di sektor vaksin, perusahaan-perusahaan top dan kemampuan manufaktur sudah ada di India, maka Moskow tertarik untuk memproduksi Sputnik V di India," ungkapnya.

Selain itu, Dmitriev juga mengatakan, Rusia juga siap untuk melakukan uji klinis tahap 3 dari Spunik V di India. Di mana uji klinis tahap terakhir tersebut sudah dimulai pada Rabu.

"Target kami adalah menginokulasi 40 juta orang. Kami bekerja dengan dua puluh negara termasuk India, Arab Saudi, dan UEA. Kami ingin membuat vaksin ini terjangkau dan dapat diakses dengan mitra produksi di seluruh dunia," jelas Dmitriev,

Menjawab pertanyaan terkait efektivitas dan keamanan Sputnik V, Dmitriev mengatakan ia bersama seluruh keluarganya, termasuk orangtuanya yang berusia 90 tahun telah melakukan vaksinasi.

"Dalam tiga bulan 200 hingga 300 ribu orang akan divaksinasi di seluruh dunia dengan Sputnik V," imbuhnya.

Rusia menjadi negara pertama di dunia yang mendaftarkan lisensi vaksin Covid-19. Nama Sputnik V diambil dari satelit pertama yang diluncurkan oleh Uni Soviet. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA