Sejak Sabtu (2/5), tiga mal di ibukota mulai dibuka kembali dengan sejumlah pelanggan yang dibatasi 30 persen. Pihak mal juga sudah mengadopsi langkah-langkah keselamatan, termasuk memasang perangkat termal.
Sebelumnya, pemerintah juga sudah membuka kembali mal, restoran, dan kafe di Dubai dengan kapasitas yang juga dibatasi. Para pelanggan harus mengenakan masker dan sarung tangan, sembari tetap menjaga jarak.
Dilansir
Reuters, selain Dubai dan Abu Dhabi, Emirat Sharjah juga dilaporkan mulai melonggarkan pembatasan pada Minggu (3/5). Kantor media setempat menyatakan, mal, salon, dan restoran akan kembali beroperasi.
Sementara itu, tempat-tempat umum seperti sekolah, masjid, hingga bioskop masih akan tetap ditutup.
UEA sendiri mulai melonggarkan jam malam nasional pada 24 April, sekitar sebulan setelah aturan tersebut diberlakukan pada 26 Maret.
Hingga saat ini, total kasus di tujuh emirat tercatat mencapai hampir 13.600 infeksi dengan 119 orang meninggal dunia.
BERITA TERKAIT: