Menteri Luar Negeri Kuba, Bruno Rodriguez memastikan, semua staf kedutaan aman dan tidak ada yang terluka satu pun.
Dia mengecam keras serangan tersebut dan menunjuk hidung pemerintah Amerika Serikat.
"Adalah tanggung jawab Pemerintah Amerika Serikat untuk melindungi para diplomat yang terakreditasi di negara itu serta fasilitas dan tempat tinggal mereka," kata Bruno Rodriguez melalui akun Twitternya.
Dikabarkan
Prensa Latina, serangan tersebut dilakukan oleh seseorang tidak dikenal yang melepaskan tembakan dengan senapan otomatis.
Individu tersebut melepaskan tembakan di gedung Kedutaan Besar Kuba di Amerika Serikat pada dini hari.
Kementerian Luar Negeri Kuba dalam keterangannya melaporkan bahwa meski tidak ada satu pun korban luka, namun serangan tersebut menyebabkan kerusakan material pada fasilitas kedutaan.
Pelaku penembakan itu segera ditahan oleh otoritas keamanan setempat di lokasi kejadian. Namun belum ada informasi lebih lanjut soal pelaku serta apa motif di balik aksinya.
Pemerintah Kuba pun kini sedang menunggu hasil dari penyelidikan yang sesuai oleh otoritas Amerika Serikat mengenai identitas dan motif pelaku agresi ini, serta keadaan di sekitar peristiwa tersebut.
Meski begitu, pihak Kementerian Luar Negeri Kuba menekankan bahwa misi diplomatik Kuba di Washington D.C. memiliki sistem perlindungan dan keamanan untuk menangani segala ancaman terhadap personel dan fasilitasnya.
BERITA TERKAIT: