Dalam sebuah wawancara surat kabar akhir pekan ini, Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte memberikan garis besar yang paling detail dari rencana untuk membuka kembali perekonomian Italia pasca pandemi virus corona.
Conte menjelaskan, proses bertahap pemulihan kembali ekonomi akan dilakukan akhir April ini dengan sejumlah bisnis akan diizinkan untuk dibuka kembali. Sedangkan sektor manufaktur dan konstruksi baru akan dimulai kembali pada 4 Mei mendatang.
Kemudian, untuk sektor bisnis yang sering dikunjungi oleh masyarakat umum, seperti bar dan restoran harus menunggu sedikit lebih lama untuk dibuka kembali. Sekolah pun akan tetap tutup sampai September mendatang.
"Kami bekerja dalam jam-jam ini untuk memungkinkan pembukaan kembali sebagian bisnis dari manufaktur hingga konstruksi untuk 4 Mei," kata Conte kepada harian Italia
La Repubblica, seperti dikutip ulang
Reuters (Minggu 26/4).
Menurutnya, beberapa bisnis yang dianggap "strategis", termasuk kegiatan yang terutama berorientasi ekspor, dapat dibuka kembali minggu ini. Perusahaan-perusahaan pengekspor perlu memulai kembali kegiatan lebih cepat untuk mengurangi risiko putus rantai produksi dan kehilangan bisnis.
"Kami tidak dapat memperpanjang lebih jauh penguncian ini. Kami akan mengambil risiko serius merusak tatanan sosial-ekonomi negara," kata Conte.
Conte menegaskan bahwa setiap upaya pemulihan kembali harus dilakukan secara bertahap. Dia juga menegaskan bahwa perusahaan harus memperkenalkan langkah-langkah keselamatan kesehatan yang ketat sebelum membuka kembali pintu bisnis mereka.
Dia juga menjelaskan bahwa industri di mana risiko penularan rendah, seperti bisnis manufaktur dan grosir, akan diizinkan untuk dibuka pada 4 Mei. Pengecer kemudian dapat dibuka kembali pada 11 Mei dan bar dan restoran dapat mulai buka kembali pada 18 Mei.
Diketahui bahwa upaya lockdown atau penguncian nasional yang diterapkan oleh Italia untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona telah membuat tekanan besar pada perekonomian di negara tersebut.
Italia juga telah memperkenalkan serangkaian langkah-langkah penyelamatan ekonomi, termasuk pinjaman yang didukung negara untuk membantu bisnis tetap bertahan. Tetapi beberapa pengusaha mengeluh tentang keterlambatan dalam implementasinya.
Conte mengatakan, pemerintah sedang memantau bank untuk memastikan likuiditas yang dijamin negara tiba di perusahaan yang membutuhkan.
Dia juga mengatakan pemerintah sedang mengerjakan serangkaian langkah untuk membantu industri dengan memotong birokrasi.
BERITA TERKAIT: