COVID-19

Tipu Dana Negara Selama Pandemi Virus Corona, Dua Pejabat Kesehatan Top Guatemala Dipecat

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Rabu, 22 April 2020, 08:43 WIB
Tipu Dana Negara Selama Pandemi Virus Corona, Dua Pejabat Kesehatan Top Guatemala Dipecat
Seorang pekerja kesehatan keluar dari area bandara La Aurora yang ditutup, di mana pemerintah menahan warga Guatemala yang dideportasi dari Amerika Serikat ke tempat penampungan sementara ketika mereka menunggu hasil tes Covid-19 di Kota Guatemala, Guatemala/AP
rmol news logo Pandemi virus corona alias Covid-19 belum juga usai, namu Guatemala harus berurusan dengan masalah baru, yakni korupsi.

Menurut sumber yang dikutip Al Jazeera, dua orang pejabat top di Kementerian Kesehatan Guatemala, yakni wakil menteri teknis kesehatan Rodolfo Galdamez dan wakil menteri administrasi kesehatan Hector Marroquin dipecat dari jabatannya awal pekan ini karena tersandung kasus korupsi di dalam tubuh kementerian.

Mereka dipecat karena diduga berkonspirasi melakukan penipuan dana negara selama pandemi virus corona.

Hal itu diungkapkan oleh Komisi Presiden Melawan Korupsi awal pekan ini. Komisi tersebut mengajukan temuannya pada hari Senin (20/4) ke Biro Penuntut Anti-Korupsi Khusus.

Menindaklanjuti laporan itu, otoritas keamanan Guatemala menangkap delapan orang pejabat kesehatan. Namun tidak jelas apakah Galdamez dan Marroquin termasuk di antara delapan yang diselidiki oleh komisi atau terpisah dari itu. Pasalnya tidak ada nama delapan pejabat yang ditangkap yang disebutkan kepada publik.

Baik Marroquin maupun Galdamez juga sama-sama tidak segera mengomentari pemecatan mereka.

Sementara itu, seorang juru bicara Kementerian Kesehatan mengatakan kepada Al Jazeera bahwa karena masalah ini sedang dalam penyelidikan kriminal, tidak ada rincian lebih lanjut yang dapat dikonfirmasi.

Nama-nama dari para tersangka pelaku tidak disebutkan, tetapi komisioner anti-korupsi presiden Oscar Davila mencatat bahwa kelompok beranggotakan delapan orang termasuk para pejabat yang dipecat dari jabatannya.

"Sebuah struktur diidentifikasi di dalam Kementerian Kesehatan Masyarakat yang mencoba untuk menggabungkan kekuatan untuk melakukan penipuan terhadap kepentingan negara pada saat-saat ini ketika dana harus dipantau secara ketat," kata Presiden Guatemala Alejandro Giammattei pada Senin (20/4).

"Kami tidak akan mentolerir korupsi. Kami tidak akan mengizinkan siapa pun untuk mencuri satu sen, dan kurang begitu di tengah krisis," katanya.

Guatemala sendiri sejauh ini telah mengkonfirmasi 294 kasus infeksi virus corona, termasuk 50 kasus orang Guatemala yang dideportasi oleh Amerika Serikat. Sementara itu ada tujuh kasus kematian akibat virus corona di negara ini.

Negara itu mengkonfirmasi kasus virus korona pertamanya pada 13 Maret. Kurang dari seminggu kemudian, lingkaran pejabat kesehatan tingkat tinggi diduga terlibat dalam kegiatan kriminal terkait dengan ajudikasi dua kontrak publik untuk pembelian obat-obatan. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA