Dalam laporan media Jepang yang memproyeksikan data dari Kementerian Kesehatan mengungkapkan korban jiwa akibat Covid-19 bisa mencapai 400.000 jika tanpa ada langkah-langkah mitigasi.
Selain itu, sebanyak 850.000 orang juga diperkirakan akan membutuhkan ventilator.
Munculnya laporan tersebut juga dibarengi dengan peningkatan laju infeksi virus corona di Jepang dalam beberapa pekan terakhir. Alhasil, pemerintah memberlakukan keadaan darurat di Tokyo dan enam wilayah lainnya untuk memotong interaksi antarorang hingga 70 persen.
Selain itu, pemerintah juga meminta agar warga mengisolasi diri dan menutup bisnis, meski tidak ada denda atau hukuman jika tidak mematuhi aturan tersebut.
Kepala Sekretaris Kabinet, Yoshihide Suga juga mendesak agar setiap orang melakukan segala upaya untuk membantu pemerintah menekan penyebaran wabah virus corona baru
Jepang sendiri, dilaporkan
Reuters hanya menguji orang dengan gejala inveksi. Di mana infeksi di Jepang saat ini sudah mencapai lebih dari 8.000 kasus dengan hampir 200 orang meninggal dunia.
BERITA TERKAIT: