"Terdiri dari 9 kerja sama dengan pemerintah, 42 bantuan non-pemerintah, dan 7 dengan organisasi maupun entitas internasional," ujar Retno dalam konferensi pers virtual pada Kamis (9/4).
Untuk dukungan dari negara, Retno menyebutkan, China, Jepang, Amerika Serikat, Singapura, Vietnam, Korea Selatan, Australia, Selandia Baru, dan Uni Emirat Arab (UEA) berkomitmen untuk membantu Indonesia.
Sementara untuk organisasi internasional di antaranya adalah World Health Organization (WHO), Asian Development Bank (ADB), International Atomic Energy Agency (IAEA), International Organization for Migration (IOM), Global Fund, dan United Nations International Children's Emergency Fund (UNICEF).
"Sedangkan kerja sama dengan 42 NGO dan swasta setidaknya berasal dari 9 negara, yaitu Tiongkok, Singapura, Korea, Vietnam, Prancis, Rusia, Jerman, Jepang, dan Swedia," lanjut Retno.
Dalam komitmen ini, beberapa di antaranya telah memberikan bantuannya dan yang lainnya akan menyusul.
Bantuan yang paling banyak diterima dan dibutuhkan oleh Indonesia adalah masker, rapid test kit, dan alat pelindung diri (APD), tambahnya.
BERITA TERKAIT: