
Kelompok radikal ISIS menyerukan para pengikutnya tidak mendatangi wilayah pandemik virus corona atau Covid-19 seperti Eropa. Bahkan dalam buletin ISIS,
Al-Naba, mereka juga disarankan melakukan langkah pencegahan virus corona.
"Tutup mulut saat menguap dan bersin, dan cuci tangan sebelum mencelupkannya ke dalam kapal," demikian dikutip
Bussiness Insider baru-baru ini.
Diregaskan, orang yang dalamkondisi sehat dilarang memasuki tanah epidemik corona. Pun demikian dengan orang yang menderita Covid-19 dilarang keluar dari wilayah pandemik.
Diklaim,
Al-Naba telah mengikuti pandemi virus corona sejak awal 2020. Di edisi bulan Februari, ISIS menyatakan virus corona di Wuhan, China merupakan hukuman dari tuhan untuk penindasan China terhadap minoritas muslim Uighur.
Ada kasus koronavirus yang telah dikonfirmasi di sejumlah negara di mana ISIS memiliki pejuang, termasuk Irak dan Afghanistan. Hingga Selasa sore (24/3), hampir 196.000 orang di seluruh dunia telah terinfeksi Covid-19 dan lebih dari 7.800 telah meninggal.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: