Dubes China: Tidak Benar Ada Pemisahan Anak Dari Orangtua Muslim Uighur Di Xinjiang

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Minggu, 07 Juli 2019, 22:57 WIB
Dubes China: Tidak Benar Ada Pemisahan Anak Dari Orangtua Muslim Uighur Di Xinjiang
Warga Uighur di Xinjiang China/Net
rmol news logo Dutabesar China untuk Inggris Liu Xiaoming membantah bahwa anak-anak Muslim di Xinjiang barat secara sistematis dipisahkan dari orang tua mereka.

Bantahan itu dibuat setelah muncul laporan BBC menemukan bahwa ratusan anak-anak dari kelompok etnis minoritas Uighur telah dipisahkan dari kedua orang tuanya, baik di kamp atau di penjara.

Laporan itu mengklaim memiliki bukti bahwa di satu kota mandiri Xinjiang saja, lebih dari 400 anak telah kehilangan kedua orang tua mereka karena pengasingan.

Pada saat yang sama, China telah meluncurkan kampanye besar-besaran untuk membangun sekolah asrama untuk anak-anak Uighur.

Para kritikus mengatakan, itu adalah upaya untuk mengisolasi anak-anak dari komunitas Muslim mereka.

Namun Liu membantah semua asumsi tersebut.

"Tidak ada pemisahan anak-anak dari orang tua mereka. Tidak sama sekali," kata Liu seperti dimuat BBC (Minggu, 7/7).

"Jika Anda memiliki orang yang kehilangan anak-anak mereka, beri saya nama dan kami akan mencoba menemukan mereka," tegasnya. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA