Banjir Bandang, 20 Orang Meninggal Dunia

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Minggu, 03 Maret 2019, 01:31 WIB
Banjir Bandang, 20 Orang Meninggal Dunia
Afghanistan/Net
rmol news logo Sedikitnya 20 orang, termasuk anak-anak, meninggal dunia di Afghanistan selatan akibat banjir bandang yang menelan 2.000 rumah dan menyapu mobil.
 
Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) mengatakan dalam sebuah pernyataan, hujan deras melanda kota Kandahar dan enam distrik jelang akhir pekan ini.
 
Pejabat pemerintah Afghanistan mengatakan ratusan rumah di provinsi Herat hancur dalam banjir bandang.
 
Keluarga yang terkena dampak banjir telah dievakuasi ke tempat-tempat aman di distrik dan kota Kandahar, termasuk sekolah, masjid dan gedung-gedung pemerintah.
 
Setidaknya 10 orang, termasuk anak-anak, hilang di distrik Arghandab, Daman, Spin Boldak dan Dand.
 
Pernyataan OCHA mengatakan sejumlah besar keluarga Kochi (nomadik), sekitar 500 orang, terdampar di tepi sungai dan ada kebutuhan mendesak akan dukungan udara untuk menyelamatkan mereka.
 
Kondisindaerah yang berupa pegunungan dan berbukit-bukit, serta ketiadaan jalan memperlambat laju operasi pertolongan darurat dan penyelamatan. **

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA