Dalam sebuah unggahan di Twitter pada Rabu (2/1), menyebut bahwa larangan itu akan menjadi kontraproduktif.
"Jelas, cara terbaik untuk menghentikan orang menonton sesuatu adalah dengan melarangnya, menjadikannya tren online, dan kemudian meninggalkannya di YouTube," tulis Minhaj, berseloroh.
"Jangan lupa bahwa krisis kemanusiaan terbesar di dunia sedang terjadi di Yaman sekarang juga," tambahnya seperti dimuat
Al Jazeera.
Dalam episode itu, Minhaj mengkritik Arab Saudi atas pembunuhan wartawan Jamal Khashoggi di konsulat Saudi di Istanbul pada bulan Oktober, serta partisipasi negara itu dalam perang di Yaman.
Pihak Netflix mengatakan telah memutuskan untuk menarik episode tersebut di Arab Saudi setelah menerima keluhan dari pihak berwenang, yang memperingatkan bahwa itu melanggar hukum anti-cybercrime negara itu.
Keputusan untuk melarang episode, yang diungkapkan oleh surat kabar Financial Times, memicu kemarahan online, dengan aktivis menuduh perusahaan menyensor dan memprioritaskan keuntungan dari prinsip.
[mel]
BERITA TERKAIT: