Mereka ditangkap pada Jumat malam (21/12) sekitar pukul 22.00 waktu setempat.
Bandara tersibuk kedua di Inggris itu sendiri telah dibuka kembali setelah ditutup selama sekitar 32 jam dan menyebabkan sekitar 140.000 penumpang terlantar. Penutupan dilakukan setelah drone terlihat di dekat landasan.
Dikabarkan
BBC, polisi Sussex mengatakan pihaknya terus menyelidiki penggunaan kriminal drone dan meminta informasi.
Diketahui bahwa aktivitas penerbangan di bandara tersebut dihentikan pada Rabu malam (19/12), setelah dua drone terlihat di dekat lapangan terbang bandara.
Setelah booming dalam penjualan drone, alat itu menjadi ancaman tersendiri yang berkembang di bandara di seluruh dunia. Di Inggris sendiri ada aturan bahwa drone yang terbang dalam radius 1 km dari batas bandara Inggris dapat dihukum lima tahun penjara.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: