Resolusi itu diputuskan Senat dalam voting pekan lalu dan diambil sebagai tanggapan atas kasus pembunuhan wartawan senior Jamal Khashoggi di konsulat Saudi di Istanbul awal Oktober lalu.
Selain itu, Senat Amerika Serikat juga diketahui menyatakan bahwa Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman bertanggungjawab atas pembunuhan itu.
Saudi menanggapi langkah Senat Amerika Serikat dengan menyatakan bahwa keputusan itu adalah gangguan berdasarkan tuduhan tidak benar.
"Kerajaan mengutuk posisi terakhir Senat Amerika Serikat," begitu keterangan Kementerian Luar Negeri Saudi akhir pekan kemarin seperti dimuat
BBC.
Dikatakan bahwa posisi semacam itu dibangun atas tuduhan yang tidak benar dan menegaskan penolakan total terhadap setiap gangguan dalam urusan internalnya.
Keputusan Senat Amerika Serikat sendiri diambil pada Kamis (13/12) di mana pertama kalinya setiap kamar Kongres Amerika Serikat telah setuju untuk menarik pasukan Amerika Serikat dari konflik militer di bawah Undang-Undang Peperangan Perang 1973.
Resolusi itu tidak mengikat tapi meminta Trump untuk menghapus semua pasukan Amerika Serikat yang terlibat dalam permusuhan di Yaman, kecuali bagi mereka yang memerangi ekstremis.
[mel]
BERITA TERKAIT: