"(Pengumuman itu) prematur dan penghinaan terhadap Palestina dan perjuangan mereka untuk hak untuk menentukan nasib sendiri," kata pemerintah Malaysia dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu (16/12).
Sebelumnya, Indonesia juga mengeluarkan kecaman atas keputusan yang diambil oleh Perdana Menteri Australia Scott Morrison pada Sabtu (15/12).
Mengutip tanggapan dari Indonesia, Morrison mengatakan pada hari Minggu (16/12) bahwa reaksi internasional telah diukur dan bahwa keputusannya tersebut akan memajukan solusi dua negara antara Israel dan Palestina.
"Saya pikir tanggapan yang telah kita lihat dari negara sejauh ini telah diukur," kata Morrison kepada wartawan di Canberra, seperti dimuat
Al Jazeera.
"Australia akan terus menghormati solusi dua negara yang tetap menjadi tujuan kami," tambahnya.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: