"Pemukiman, transportasi dan logistik satu sama lain, sejauh yang saya ketahui masalah ini telah diselesaikan," kata Wakil Presiden Kamar Dagang dan Industri Rusia, Vladimir Padalko di sela-sela pertemuan tahunan komisi Rusia-Suriah untuk kerjasama perdagangan, ekonomi, ilmiah dan teknis, yang berlangsung di Damaskus jelang akhir pekan ini.
Dia menambahkan bahwa kedua negara telah memilih 200 perusahaan Rusia dan Suriah untuk mengambil bagian dalam proyek-proyek bersama untuk membangun kembali negara yang dilanda perang itu.
Para pihak akan menandatangani perjanjian yang mencakup 10 area fokus yang luas untuk memulihkan ekonomi pasca perang Suriah.
Para pihak terkait juga telah mencapai sejumlah perjanjian komersial tentang eksplorasi dan produksi komoditas energi di Suriah.
Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Rusia dan Kementerian Perindustrian Suriah telah dilaporkan menyetujui dan menandatangani peta jalan untuk kerjasama industri bilateral.
Sementara itu, menurut Kepala Perencanaan Suriah dan Komisi Kerjasama Internasional Imad Sabuni, kedua negara telah mencapai 30 perjanjian tentang proyek investasi. Suriah dan Rusia telah juga mencapai persetujuan material di bidang transportasi dan pendidikan tinggi. Demikian seperti dimuat
Russia Today.
[mel]
BERITA TERKAIT: