Hal itu disampaikan oleh putra Rajapaksa, yakni Namal Rajapaksa pada Jumat (14/12).
"Untuk menjamin stabilitas negara, mantan presiden Rajapaksa telah memutuskan untuk mengundurkan diri dari Premiership besok setelah pidato kepada bangsa," kata Namal Rajapaksa yang juga merupakan seorang anggota parlemen Sri Lanka dalam sebuah cuitan di akun Twitternya.
Dikabarkan
Reuters, langkah tersebut akan memaksa Presiden Maithripala Sirisena untuk menunjuk pengganti demi mencegah kemungkinan penutupan pemerintah pada 1 Januari 2019.
Diketahui bahwa negara pulau di Asia Selatan tersebut mengalami kemacetan politik selama lebih dari sebulan sejak Sirisena menggantikan mantan Perdana Menteri Ranil Wickremesinghe dengan Mahinda Rajapaksa, yang kemudian dua kali dipecat oleh parlemen tetapi menolak untuk mengundurkan diri.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.