Rekaman audio itu dibagikan oleh Turki ke pejabat Amerika Serikat dan Eropa.
Begitu kata Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Jumat (14/12).
"Amerika Serikat, Jerman, Prancis, Kanada, kami membuat mereka semua mendengarkan. Pria itu dengan jelas mengatakan 'Saya tahu cara memotong'. Pria ini adalah seorang prajurit. Ini semua ada dalam rekaman audio," kata Erdogan dalam sebuah pidato di Istanbul, seperti dimuat
Reuters.
Erdogan juga mengecam Riyadh karena laporannya yang berubah tentang bagaimana Khashoggi dibunuh di konsulat Saudi di Istanbul pada tanggal 2 Oktober lalu. Wartawan itu pergi ke sana untuk mengumpulkan dokumen untuk rencana pernikahannya.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.