Secara spesifik dia menyebut bahwa Penasihat Keamanan Nasional Amerika Serikat John Bolton secara pribadi terlibat dalam plot tersebut.
"John Bolton telah ditetapkan dengan pekerjaan mengorganisir pembunuhan saya, mengerahkan pasukan asing dan memaksakan pemerintahan transisi di Venezuela," kata Maduro kepada wartawan di istana kepresidenan Miraflores (Rabu, 12/12), seperti dimuat
BBC.
Dia menambahkan bahwa rakyat Venezuela siap untuk melawan dika plot tersebut dieksekusi.
Amerika Serikat dan Venezuela sendiri diketahui jauh dari kata akur. Pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah memberi label pada Maduro sebagai seorang diktator. Amerika Serikat pun menjatuhkan serangkaian sanksi terhadap Venezuela tahun ini.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: