Kelima awak pesawat itu hilang saat kecelakaan dalam latihan pengisian bahan bakkar di udara KC-130 Hercules. Jasad kelimanya belum ditemukan namun secara resmi dinyatakan meninggal dunia.
"Kami tahu bahwa keputusan yang sulit ini dibuat setelah semua sumber daya habis dalam pencarian yang kuat untuk Marinir kami," kata Komandan Korps Transportasi Angkatan Laut Amerika Serikat, Letnan Kolonel Mitchell Maury dalam sebuah pernyataan, seperti dimuat
Channel News Asia.
"Pikiran kita berat dan doa kita bersama semua keluarga dan teman-teman dari lima awak pesawat," tambahnya.
Diketahui bahwa dua pilot laut menerbangkan jet tempur F/A-18 Hornet dan lima anggota awak di atas KC-130 Hercules hilang di perairan sekitar 320 kilometer di lepas pantai Jepang. Kedua pesawat terbang dari stasiun udara Iwakuni USMC di Jepang.
Salah satu dari dua pilot Hornet yang ditemukan oleh tim pencari dan penyelamat dalam kondisi meninggal dunia sedangkan satu lainnya terluka.
Namun kapal dan pesawat Amerika Serikat dan Jepang tidak menemukan kru Hercules.
Kecelakaan itu menambah daftar panjang kecelakaan penerbangan militer AS di seluruh dunia dalam beberapa tahun terakhir.
[mel]
BERITA TERKAIT: