Dalam sebuah pernyataan singkat (Sabtu, 8/12), Kementerian Luar Negeri China mengatakan bahwa Wakil Menteri Luar Negeri Le Yucheng telah mengeluarkan peringatan ke Kanada untuk melepaskan Meng ke duta besar Kanada di Beijing. China menyebut hal ini sebagai bentuk protes keras.
China menilai bahwa penangkapan itu mengabaikan hukum, tidak masuk akal, dan pada dasarnya sangat jahat.
"China sangat mendesak pihak Kanada untuk segera membebaskan orang yang ditahan, dan dengan sungguh-sungguh melindungi hak mereka yang sah, jika tidak Kanada harus menerima tanggung jawab penuh atas konsekuensi serius yang ditimbulkan," begitu bunyi pernyataan tersebut, seperti dimuat
Reuters.
Meng Wanzhou, kepala keuangan global Huawei, ditangkap di Kanada pada 1 Desember lalu. Dia menghadapi ekstradisi ke Amerika Serikat, yang menuduh bahwa dia menutupi hubungan perusahaannya dengan perusahaan yang mencoba menjual peralatan ke Iran meski ada sanksi dari Amerika Serikat.
Meng merupakan eksekutif top Huawei yang juga merupakan putri pendiri raksasa telekomunikasi China tersebut.
[mel]
BERITA TERKAIT: