Namun, di waktu yang sama, serangan udara mematikan terus terjadi di Yaman oleh koalisi pimpinan Saudi dan Uni Emirat Arab.
Kantor berita
Al-Masirah yang berafiliasi dengan Houthi, seperti dikutip Al Jazeera, melaporkan bahwa setidaknya ada tiga serangan udara ditujukan ke distrik Hodeidah al-Tahita, beberapa jam setelah perwakilan dari pemerintah Yaman dan pemberontak Houthi bertemu untuk hari pertama pembicaraan di Rimbo, Swedia.
Menurut
Al-Masirah, setidaknya 60 serangan udara telah menargetkan daerah-daerah yang dikuasai Houthi selama 72 jam terakhir, dengan tiga wanita dilaporkan meninggal dunia.
Namun, belum ada verifikasi resmi atas laporan tersebut.
Perwakilan pemerintah Yaman dan Houthi sendiri diketahui tengah menjajaki upaya untuk membangun kepercayaan serta mencari solusi atas konflik empat tahun di Yaman dengan dimediasi oleh PBB.
Utusan khusus PBB untuk Yaman, Martin Griffiths, telah berusaha untuk memperkenalkan langkah-langkah membangun kepercayaan pada pembicaraan yang pada akhirnya akan membuka jalan bagi negosiasi di masa depan antara pejabat pemerintah Presiden Abd-Rabbu Mansour Hadi dan perwakilan dari gerakan Houthi.
[mel]
BERITA TERKAIT: