Pernyataan Maduro dibuat setelah Inggris menolak untuk melepaskan sekitar 550 juta dolar AS emas yang dimiliki oleh Caracas.
“Venezuela memiliki hak untuk menjual apa yang dihasilkannya. Kami bergerak maju dengan rencana produksi emas sebagai sumber baru kemakmuran," kata Maduro, sebagaimana dikutip
Russia Today setelah pertemuan dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada hari Senin (3/12).
Pernyataan Maduro muncul tak lama setelah Bank of England (BoE) menolak mengembalikan sekitar 550 juta dolar AS emas ke Venezuela. Keputusan itu didasarkan pada kekhawatiran para pejabat Inggris tentang kemungkinan pencucian uang. Mereka mengklaim pemimpin Venezuela "dapat merebut emas" yang dimiliki oleh negara, dan menjualnya untuk keuntungan pribadi.
Bukan hanya itu, Washington juga menjatuhkan sanksi, termasuk melarang individu dan perusahaan Amerika Serikat untuk berurusan dengan entitas dan orang-orang yang terlibat dalam penjualan emas dari Venezuela.
"Sangat kecil untuk mencoba menggunakan sanksi ilegal untuk mencegah Venezuela menjual emasnya ke dunia," kata Maduro.
[mel]
BERITA TERKAIT: