Uruguay Tolak Permintaan Suaka Eks Presiden Peru

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Selasa, 04 Desember 2018, 13:39 WIB
Uruguay Tolak Permintaan Suaka Eks Presiden Peru
Alan Garcia/Net
rmol news logo Uruguay menolak permintaan suaka dari mantan presiden Peru, Alan Garcia, yang saat ini sedang diselidiki di negara asalnya atas tuduhan suap terkait skandal korupsi Odebrecht.

Presiden Uruguay Tabare Vazquez mengumumkan keputusan tersebut di Montevideo.

Kementerian Luar Negeri Peru mengatakan bahwa Garcia yang berusia 69 tahun, telah meninggalkan kedutaan Uruguay di Lima setelah sekitar dua minggu di sana.

“Kami belum mengabulkan permintaan suaka karena di Peru tiga pilar pemerintahan negara berfungsi secara independen dan mandiri, dan terutama pengadilan,” kata Vazquez seperti dimuat Reuters.

Diketahui, Garcia meminta suaka di kedutaan Uruguay pada bulan lalu, tidak lama setelah seorang hakim melarang dia meninggalkan Peru selama 18 bulan sementara dalam penyelidikan karena diduga menerima suap selama pembangunan kereta listrik di Lima oleh perusahaan Brasil, Odebrecht.

Garcia yang menjabat sebagai Presiden Peru pada tahun 1985 hingga 1990 dan kembali terpilih pada 2006 hingga 2011 itu mengaku tidak bersalah atas kasus tersebut. Dia mengklaim telah menjadi korban penganiayaan politik.

Menanggapi putusan dari Uruguay itu, Presiden Peru Martin Vizcarra menyambut baik.

“Di Peru, tidak ada yang tak tersentuh. Demokrasi kami menjamin pemisahan kekuasaan dan proses hukum, ”kata Vizcarra di Twitter. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA