"Kami tentu akan mengambil bagian dalam pertemuan format Normandia di tingkat penasihat politik, di mana kami akan mengajukan pertanyaan mendesak: persyaratan bagi Federasi Rusia untuk mengembalikan militer kami, kapal dan membuka Selat Kerch," katanya.
"Kami menuntut (dari Rusia) berhenti melanggar hukum internasional, karena mungkin memiliki konsekuensi lebih lanjut," kata Poroshenko seperti dimuat
Aljazeera.
Komentar Poroshenko datang pada hari Minggu (2/12), sehari setelah Kanselir Jerman Angela Merkel dan Presiden Rusia Vladimir Putin membahas kemungkinan pembicaraan empat arah antara Ukraina, Rusia, Perancis dan Jerman pada KTT G20 di Argentina.
Keempat negara itu membentuk "Normandy Four", yang dibentuk untuk menyelesaikan konflik di timur Ukraina yang melibatkan pemberontak yang didukung Rusia.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: